Entri Populer

Kamis, 01 Mei 2014



TUGAS 1
Karangan Populer
Android

·        Ide Umum            : Tentang Teknologi
·        Ide Khusus           : Tentang Handphone, Android
·        Topik                   : Sistem Operasi Android
·        Tema                    : Android (Sistem Operasi)

·        Bahasan Tema  
  
Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya Google lnc, membeli android lnc, pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.

Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode-kode android di bawah lisensi apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler

Android bagi komunitas sumber terbuka ( open source )

Android memiliki berbagai keunggulan sebagai software yang memakai basis kode komputer yang bisa didistribusikan secara terbuka sehingga pengguna bisa membuat aplikasi baru di dalamnya. Android memiliki aplikasi native Google yang terintegrasi seperti pushmail Gmail, Google Maps, dan Google calendar.

Perkembangan Android dari masa ke masa

        Android terus berkembang dari waktu ke waktu, dari masa ke masa dengan perbaikan dan peningkatan fitur yang lebih baik. Dalam setiap rilisnya android memiliki nama yang berbeda-beda. Sistem penamaan rilis android sangat unik, karena menggunakan nama kudapan dengan huruf awal yang berurutan antara rilis satu dengan rilis lainnya. Sebut saja Cupcake, Donut, Éclair, Froyo dan seterusnya hingga yang terbaru Kitkat. Sistem penamaan yang memiliki huruf awal berurutan dalam tiap rilisnya ini mengingatkan kita pada sitem penamaan ubuntu.

         Data terbaru mengungkap android sebagai produk dengan perkembangan tercepat yang pernah ada di sejarah industry teknologi. Android bak roket di industri mobile. Meski terhitung anak kemarin sore, platform kebanggaan google ini menyingkirkan banyak mantan pemimpin pasar dari mulai Nokia, Blackberry hingga Apple yang saat ini hanya bisa puas berada di bawah Android.

Data terbaru bahkan mengungkap, android ternyata lebih dari sekedar baru yang dominan di industry, tetapi sebuah produk dengan perkembangan tercepat dakam sejarah dunia teknologi. Data dan grafik dari Asymoco dan analisis Horace Dediu berupa bagan plot dari beragam produk teknologi sukses, mengungkap android sebagai produk teknologi tersukses dalam sejarah, dalam kategori seberapa cepat seketika meraih pengguna terbanyak. 

Para penggemar open source kemudian membangun komunitas yang membangun dan berbagi android berbasis firmware dengan sejumlah penyesuaian dan fitur-fitur tambahan, seperti FLAC losseles audio dan kemampuan untuk menyimpan download aplikasi pada microSD card. Mereka sering memperbaharui paket-paket firmware dan menggabungkan elemn-elemen fungsi android yang belum resmi diluncurkan dalam suatu carrier-sancition firmware.

Penyebab mengapa android dapat berkembang cepat di Indonesia :

1.     Update rutin
2.     Open source
3.     Didukung oleh vendor kelas atas
4.     Merek google
5.     User Friendly
Fakta mengenai Android sebagai sistem informasi yang sangat fenomenal 

Android menjadi sebuah sistem operasi yang sangat fenomenal. Sistem operasi berlogo robot hijau ini menorehkan beberapa pencapaian yang sebelumnya tidak pernah dibayangkan. Saat ini android memang sudah menjadi OS sejuta umat dengan populasi mencapai lebih dari 1 milyarpengguna. Android juga membawa berbagai teknologi yang baru yang sangat futuristic di banyak perangkat tak hanya komputer atau smartphone. 

Rangkuman fakta tersebut :

a.     Os tersukse sepanjang sejarah
b.     Menggunakan nama kode makanan penutup
c.      Penamaan sesuai abjad
d.     Terbuka dan gratis
e.      Aplikasi melimpah
f.       Pertumbuhan tercepat
g.     Berdiri sendiri.

Itulah fakta yang sangat fenomenal yang terjadi di era perkembangan zaman sekarang, Kehadiran sistem operasi ini tentu membawa perubahan baru di dunia teknologi informasi.

Sumber :
www.google.com
www.perubahan andorid.com

Selasa, 25 Maret 2014



TULISAN II

PEMAKAIAN METODE ILMIAH UNTUK MENJAWAB PERTANYAAN ILMIAH

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ilmiah harus menggunakan metode ilmiah dan harus dengan bukti yang otentik dan nyata.

Metode ilmiah

Metode ilmiah atau proses ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis, Ilmuan melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut di uji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali, hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah.

Langkah-langkah penulisan ilmiah

1.     Perumusan masalah. Pertanyaan mengenai objek empiris yang jelas batas-batasnya.

2.     Penyusunan kerangka. Berpikir dalam pengajuan hipotesis argumentasi yang menjelaskan hubungan yang terdapat antara berbagai factor yang saling mengikat.

3.     Perumusan hipotesis. Jawaban sementara atau dugaan jawaban pertanyaan yang materinya merupakan kesimpulan.

4.     Pengujian hipotesis. Pengumpulan fakta-fakta yang relevan dengan hipotesisnya diajukan untuk memperlihatkan apakah ada fakta-fakta yang mendukung hipotesis tersebut.

5.     Penarikan kesimpulan. Penilaian apakah sebuah hipotesis yang diajukan itu ditolak atau diterima.

Karakteristik Metode Ilmiah

1.     Bersifat kritis, analistis, artinya metode menunjukan adanya proses yang tepat untuk mengidentifikasi masalah dan menentukan metode untuk pemecahan masalah.
 
2.     Bersifat logis, artinya dapat memberikan argumentasi ilmiah. Kesimpulan yang dibuat secara rasional berdasarkan bukti-bukti yang tersedia.
 
3.     Bersifat obyektif, artinya dapat dicontoh oleh ilmuwan lain dalam studi yang sama dengan kondisi yang sama pula.

4.     Bersifat konseptual, artinya proses penelitian dijalankan dengan pengembangan konsep dan teori agar hasilnya dapat di pertanggung jawabkan.

5.     Bersifat empiris, artinya metode yang dipakai didasarkan pada fakta di lapangan.

Kriteria metode ilmiah

1.     Berdasarkan fakta
2.     Bebas dari prasangka (tidak subyektif)
3.     Menggunakan prinsip-prinsip analisis (kausalitas dan pemecahan masalah berdasarkan analisis yang logis)
4.     Menggunakan hipotesis (sebagai pemandu jalan pikiran menuju pencapaian tujuan)
5.     Menggunakan ukuran obyektif (bukan berdasarkan perasaan)
6.     Menggunakan teknikkuantifikasi (nominal, rangking, rating)

Ciri masalah penelitian yang baik :

1.     Masalah yang dipilih harus mempunyai nilai penelitian.
2.     Masalah harus fisibel.
3.     Masalah harus sesuai dengan kualifikasi peneliti.

Daftar pustaka :

http://id.wikipedia.org/wiki/metode _ilmiah

http://aliyanuzul.wordpress.com/ipa-1/metode-ilmiah-dan-benda-benda-alam/inti/sifat-metode-ilmiah/ 

http://iyasyusuf.blogspot.com/2012/09/ciri-ciri-masalah-yang-baik-metode.html


TULISAN I

KONSEP PENALARAN ILMIAH DALAM KAITANYA DENGAN PENULISAN ILMIAH

PENALARAN

Penalaran adalah suatu proses berpikir manusia yang menghubungkan data/fakta yang ada sehingga memperoleh suatu simpulan. Fakta/data yang akan digunakan dalam penalaran itu boleh benar atau tidak. Kalimat pernyataan yang dapat digunakan sebagai data itu disebut proposisi. Berdasarkan sejumlah proposisi yang sudah diketahui, orang lain akan menyimpulkan sebuah proposisi baru yang belum diketahui sebelumnya. Proses inilah yang disebut menalar. Kegiatan penalaran mungkin bersifat ilmiah atau tidak ilmiah. Dari proses penalaran itu dapat dibedakan sebagai penalaran induktif dan penalaran deduktif. Penalaran ilmiah mencangkup kedua proses penalaran itu.

Dalam penalaran proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut premis dan hasil kesimpulanya disebut dengan konklusi. Hubungan antara premis dan konklusi disebut konsekuensi.

Ciri-ciri penalaran :         
         
1.     Adanya suatu pola berpikir yang luas dapat disebut sebagai logika (penalaran merupakan suatu pola berpikir logis).

2.     Sifat analitik dari proses berpikir. Analisis pada hakikatnya merupakan suatu kegiatan berpikir berdasarkan langkah-langkah tertentu. Perasaan intuisi merupakan cara berpikir secara analitik.

Menurut tim balai pustaka istilah penalaran mengandung tiga pengertian diantaranya :

A.   Cara (hal) menggunakan nalar, pemikiran atau cara berfikir logis.
B.   Hal dalam mengembangkan atau mengendalikan pikiran dari beberapa perusahaan atau pengalaman.
C.   Proses mental dalam mengembangkan dan mengendalikan pikiran dari beberapa fakta atau prinsip.

Pengertian penalaran Deduktif

          Penalaran Deduktif sebagai suatu istilah dalam penalaran, deduktif atau deduksi adalah suatu proses berpikir (penalaran) yang bertolak dari sesuatu proposisi yang sudah ada, menuju kepada suatu proposisi baru yang berbentuk suatu kesimpulan. Dalam penalaran deduktif, penulis tidak perlu mengumpulkan fakta-fakta, yang perlu baginya adalah suatu proposisi umum dan suatu proposisi yang yang mengidentifikasi suatu peristiwa khusus yang bertalian dengan proposisi umum tadi. Bila identifikasi dan proposisinya sudah benar, maka dapat diharapkan suatu kesimpulan yang benar.

Macam-macam penalaran deduktif, adalah :

1.     Silogisme adalah suatu proses penarikan kesimpulan secara deduktif. Silogisme disusun dari dua proposisi (pernyataan) dan sebuah konklusi (kesimpulan). Dengan fakta lain bahwa silogisme adalah rangkaian 3 buah pendapat, yang terdiri dari 2 pendapat dan 1 kesimpulan.
Contoh :
Valde adalah seorang pecinta hewan.
Kucing adalah hewan.
Valde adalah pecinta kucing.

2.     Entimen adalah penalaran deduksi secara langsung dan dapat dikatakan pula silogisme premisnya dihilangkan atau tidak diucapkan karena sudah sama-sama diketahui.
Contoh :
Siswa teladan ialah siswa yang selalu mematuhi peraturan di sekola.
Sheila adalah siswi teladan.
Sheila tidak mungkin tidak mematuhi peraturan di sekola.

Pengertian penalaran Induktif

          Penalaran Induktif adalah proses penalaran untuk mencari kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku umum berdasarkan fakta-fakta yang bersifat khusus, prosesnya disebut induksi.

Macam-macam penalaran Induktif, adalah :

1.     Generalisasi adalah suatu proses penalaran yang bertolak dari sejumlah fenomena individual (khusus) menuju kesimpulan umum yang mengikat seluruh fenomena sejenis individual yang diselidiki.

2.     Analogi adalah suatu proses penalaran untuk menarik kesimpulan/referensi tentang kebenaran suatu gejala khusus lain yang memiliki sifat-sifat esensial penting yang bersamaan.

3.     Hubungan kausal adalah cara penalaran yang diperoleh dari peristiwa-peristiwa yang memiliki pola hubungan sebab-akibat. Salah satu variabel (independen) mempengaruhi variabel yang lain (dependen).

PENALARAN ILMIAH 

Kemampuan menalarkan yang membedakan manusia dari binatang. Kemampuan menalar ini lah kekuatan manusia yang menyebabkan manusia mampu mengembangkan pengetahuan. Binatang juga mempunyai pengetahuan tetapi hanya terbatas untuk bertahan hidup. Manusia mampu mengembangkan kemampuanya karena dua hal, yaitu yang pertama manusia mempunyai bahasa untuk berkomunikasi dan mampu menyampaikan informasi atau pendapat.

Penulisan Ilmiah

Penulisan ilmiah adalah karya tulis yang disusun oleh seorang penulis berdasarkan hasil-hasil penelitian ilmiah yang telah dilakukanya. Dari definisi yang lain dikatakan bahwa karya ilmiah adalah laporan tertulis dan dipublikasi yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. Dari pengertian tersebut, secara awal kita dapat mengenal salah satu cirri khas karya ilmiah adalah lewat bentuknya yaitu tertulis, baik dibuku, jurnal, majalah, surat kabar, maupun yang tesebar di internet, disamping cirri lain yang mesti dipenuhi dalam sebuah karya ilmiah.

Daftar pustaka :


http://aryonelmessi.wordpress.com/2011/02/24/penulisan-ilmiah-2/